Batuan Beku Basa dan Ultra Basa

Deret seri bowen seiring meurunnya temperature, sifat batuan beku juga berubah. Mulai dari yang bersifat ultra basa hingga asam. Sifat asam basa ini dikontrol oleh kandungan silica.

–          Ultra basa        SiO2    =<45%

–          Basa                SiO2    45%-52%

–          Intermediet     SiO2    52%-66%

–          Asam               SiO2    >=66%

Batuan Beku Ultra Basa

Batuan ultrabasa adalah batuan beku yang kandungan silikanya rendah (< 45 %), kandungan MgO > 18 %, tinggi akan kandungan FeO, rendah akan kandungan kalium dan umumnya kandungan mineral mafiknya lebih dari 90 %. Batuan ultrabasa umumnya terdapat sebagai opiolit.

Komposisi Kimia:

SiO2 = 35,48 – 40,04%;                                  Al2O3 = 0,55 – 1,21%;

Fe2O3 = 7,54 – 8,03%;                                   CaO = 0,00 – 0,16%;

MgO = 37,90 – 40,77%;                                 Na2O = 0,00 – 0,13%;

K2O = 0,20%;                                                 TiO2 = 0,03%;

MnO = 0,08 – 0,11%;                                      P2O5 = 0,01 – 0,03%;

SO3 = 0,00 – 0,05%;                                      H2O = 0,72 – 0,077%;

HD = 12,21 – 15,35%;

Kelompok Batuan Beku Ultra Basa

  1. Peridotit

Peridotit adalah kelompok betuan ultra basa. Pada umumnya berwarna gelap, berat jenisnya 3 – 3,3. Komposisi dan persentase secara umum dari mineral pembentuk batuannya adalah : mineral mafis (olivin, piroksen, hornblenda) 85-95 %, mineral bijih (magnetit, ilmenit,kromit dll) 10-3 %, plagioklas kalsium 5 %.

Warna        : Gelap kehijauan (Ultramafic)

Struktur     : Massif

Tekstur      :  Derajat Kristalisasi (Holokristalin), Ukuran Kristal (Fanerik sedang 1-5

mm), Bentuk Butir (Subhedral), Hubungan antar butir (Hipidiomorphic Granular)

Komposisi : Olivin (60%), Plagioklas (15%), Piroksen (25%),

  1. Dunite

Dunit adalah batuan, batuan beku plutonik, komposisi ultramafik, dengan tekstur kasar atau phaneritic. Pengelompokan mineral olivin lebih besar dari 90%, dengan sejumlah kecil mineral lain seperti piroksen, kromit dan pyrope.

Warna                                  : Hijau Kehitaman

Genesa batuan                     : Intrusif
Komposisi batuan                  : Olivin Dan Amhibole
Ukuran butir                          : Fanerik

Jenis batuan                         : Beku Ultrabasa

  1. Harzburgit

Karakteristik :

Warna                                 : Kuning Kehitaman

Genesa batuan                    : Intrusif

Komposisi batuan                : Olivin Dan Amhibole
Ukuran butir                        : Afanitik

Jenis batuan                        : Beku Ultrabasa

  1. Lherzolite

Karakteristik :

Warna                                  : Coklat kehijauan

Genesa batuan                    : Intrusif

Komposisi batuan                : Olivin,piroksin dan amhibole
Ukuran butir                        : Afanitik

Jenis batuan                        : Beku ultrabasa

  1. Pyroxenit

Karakteristik :

Warna                                  : Hitam kehijauan
Genesa batuan                    : Intrusif

Komposisi batuan                : Olivin dan piroksin
Ukuran butir                        : Afanitik

Jenis batuan                        : Beku ultrabasa

  1. Picrite basalt

Picrite basal adalah berbagai tinggi magnesium basal olivin yang sangat kaya akan olivin mineral. Hal ini gelap dengan kuning-hijau fenokris olivin (20 sampai 50%) dan hitam untuk piroksen coklat tua, sebagian besar augit.

Karakteristik :

Warna                                  : Abu Abu kehitaman

Genesa batuan                    : Intrusif

Komposisi batuan                : Amhibole Dan Feldspar
Ukuran butir                        : Fanerik

Jenis batuan                        : Beku Ultrabasa

  1. Komatit

Karakteristik :

Warna                        : Abu Abu

Genesa batuan            : Intrusif

komposisi batuan         : Amhibole Dan Feldspar
Ukuran butir                : Fanerik

Jenis batuan                : Beku ultrabasa

Batuan Beku Basa

Batuan beku basa adalah batuan beku yang secara kimia mengandung 45%-52% SiO2 dalam komposisinya. Kandungan mineral penyusunnya di dominasi oleh mineral-mineral gelap (mafic). Batuan beku basa dapat terbentuk secara plutonik maupun vulkanik. Yang terbentuk secara plutonik umumnya adalah batuan dari kerak samudra yang terbentuk dari jalur tektonik divergen, sedangkan yang terbentuk secara vulkanik adalah dari gunung api atau intrusian yang ketebalan kerak buminya tidak terlalu tebal. Kehadiran mineral-mineralnya seperti Olivin, Piroksin, Hornblende, Biotit, Plagiolas dan sedikit Kuarsa. Warna pada batuan beku basa ini umumnya gelap karena kandungan mineralnya yang dominan gelap.

Kelompok Batuan beku Basa

  1. Gabro

Karakteristik :

Genesa                         : merupakan batuan beku yang terbentuk dengan sangat lambat sehingga menghasilkan warna gelap.

Warna                          : hitam

Kristalinitas                   : hipokristalin

Granularitas                  : afanitik

Relasi                           : inequigranular

Struktur                        : masive

Fabric                          :subhedral

komposisi mineral         : biotit,piroksin,kuarsa,olivin,glass

kegunaan                      : bahan dasar bangunan beton, perbaikan jalan.

  1. Basalt

Karakteristik :

–          Batuan Beku vulkanik

–          Ukuran Kristal halus

–          Indeks warna 40-70

–          Mineral Mafik utama : augit, hipersten, olivine

–          Mineral utama felsik : Ca plagioklas

Daftar Pustaka

http://webmineral.com

ebook rocks and mineral

slide kuliah kristalografi dan mineralogi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s